MATI PENDENDAM by Mat Suking

     Mengendalalikan nafsu bukanlah hal yang mudah, jangan sampai kita berperilaku seperti hewan, karena disitu pembeda  manusia sebagai mahluk yang paling mulia dibanding dengan mahluk yang lain. Yang dititipi jabatan jangan sewenang-wenang, yang pintar jangan sok, yang kaya jangan sobong, yang miskin jangan banyak mengeluh  karena semuanya adalah ujian dan akan dimita pertanggung jawaban, semua akan sama dihadapanNya kelak.

     Apapun keyakinan yang dianut tidak ada satupun pun yang mengajarkan dalam hal tercela, jika didlolimi jangan balas, jika kamu dimakai jangan balas, biarkan saja jangan menjadi pendendam tetaplah mohon penjagaan dariNya. Segala sesuatu yang baik yang kita lakukan hendaklah disertai dengan ketulusan hati dan semata hanya untuk liridhoillah, yang sudah benar katakan itu benar dan yang salah katakan bahwa itu salah.

     Jangan membuat dalih-dalih konyol yang dapat menjerumuskan kedalam kemusyrikan, hanya Allah yang maha sempurna atas segala sesuatunya, misal " saya bukan Tuhan dan saya bukan Rasul" dengan dalih itu latas kita ngawur menerapkan peraturan yang haq dan yang batil, selalu bertawakal kepada Allah adalah yang terbaik memerima dan mensyukuri bahwa semua yang terjadi adalah semata kehendakNya.

Jangan pendendam



Mati membawa Dendam

Apa yang kaurisaukan

Apa yang kaupikirkan
Apa yang kaurenungkan
Apa yang kaudendamkan

Bukankah cinta manusia umpama hal cerita
Ada yang cinta setia ada yang membabi-buta

Apa yang kaurisaukan
Apa yang kaufikirkan
Apa yang kaurenungkan
Apa yang kaudendamkan, 

Hari lalumu yang luka
Bukan alasan untuk membalas
Dendam cintamu kawan
Dendam hatimu kawan

Masa indahmu yang sirna
Bukan alasan untuk membalas
Dendam cintamu kawan
Dendam hidupmu kawan

Kau lupa Tuhanmu
Kau lupa Tuhanmu
Dia tempat bernaung diri
Dia tempat bernaung diri 



     Bermusyawarahlah agar tidak terjadi salah faham yang dapat menimbulkan permusuhan ataupun dendam dan fahami perbedaan sebagai rahmad dari allah, semua orang mempunyai kelebihan dan kekurangan, semua orang mempunyai batas-batas kesabaran, egoisme hanya akan memperuncing dan menambah permasalahan, pertimbangan, kematangan pola fikir dan karakteristik seseorang, orang pintar belum tentu sholeh atau sholehah, seorang ulama belum tentu mati dengan khusnul khotimah, miline banyu belum tentu berhenti pada tempat yang bersih, jadi berfikirlah panjang lebar semelum bertindak.

     Dengan penuh harapan dan do'a bahwa kelak kita mata dengan bikhusnil khotiham, lakukan kebaikan kepada diri sendiri dan kepada orang lain dan malu bertanya dari pada berkata sudah mengerti tapi sesungguhnya dalam kebinggungan, semoga kita semua selalu dalam lindungan yang kuasa dan kelak mati bikhusnil Khotimah. amin

Related Posts :

0 Response to "MATI PENDENDAM by Mat Suking"

Posting Komentar